Cara Yang Benar Restore Sistem Windows Agar Virus Hilang

Komputer yang mulai melambat atau terkena virus malware memang harus segera diperbaiki agar lebih optimal saat digunakan untuk bekerja atau mengoperasikan komputer. Tentu saja jika komputer tidak segera diperbaiki, hal ini bisa mengakibatkan kita menjadi kurang produktif dalam mengoperasikan komputer.

Biasanya seseorang akan melakukan instal ulang sistem jika ingin membuat sistem Windows mereka cepat dan berjalan lebih optimal seperti baru. Untuk melakukan instal ulang memang membutuhkan waktu yang tidak cepat, karena harus menginstal sistem + driver-drivernya yang cocok dengan komputer/laptop kita. Hal ini bisa membuang-buang waktu jika dilakukan karena waktu adalah uang..

Ada cara yang lebioh praktis untuk memperbaiki Windows tanpa melakukan instal ulang, salah satu cara yang sering digunakan oleh para ahli IT adalah Recovery. Untuk melakukan Recovery sendiri kita harus membuat File Backup sistem terlebih dahulu agar file sistem tetap aman dari ancaman virus atau settingan komputer yang sudah mulai lambat. Ada beberapa keuntungan jika kita memperbaiki komputer tanpa instal ulang, diantaranya:

  • Lebih hemat waktu
  • Login yang tersimpan di browser masih ada, sehingga kita tidak perlu memasukkan data lagi saat akan login ke suatu website
  • Virus dan malware hilang dengan syarat kita membackup sebelum sistem lemot atau terkena virus

Oke langsung saja caranya, kalain harus menyimak langkah-langkahnya dibawah ini dan ingat kalian harus memiliki file Backup sebelumnya. Untuk cara membuatnya kalian bisa cek di artikel saya sebelumnya, disana sudah saya jelaskan secara detail dan lengkap.

Tutorial Memperbaiki Sistem Windows Tanpa Instal Ulang

  1. Kalian tancapkan USB Bootable (USB Yang Isinya Instalasi Windows) ke port laptop/komputer atau bisa pakai CD Instalasi Windows jika punya, apabila menggunkan USB flashdisk kalian harus pastikan USB tersebut bisa Bootable atau tidak megalamai Gagal Booting Melalui USB - lalu pergi ke bios dengan menekan tombol Del untuk PC dan F2 untuk laptop - Atur posisi Booting 1 menjadi USB Atau CD ROM instalasi Windows -Kalian Simpan pengaturan dan Restart.

  2. Jika nanti melihat layar bertulisan Press Any Key, kalian tekan tombol sembarang di keyboard agar bisa masuk ke menu instalasi Windowsnya.

  3. Apabila sudah masuk ke menu instalasi windows kalian klik Repair your computer - Troubleshoot - System Image Recovery

  4. Setelah itu kalian tancapkan USB yang isinya sudah ada File Backupnya - kalian Rerty - maka nanti system akan secara otomatis mendeteksi adanya File Backup. Kalian pilih filenya dan Next

  5. Lalu next jangan centang format nanti hilang semua data di hardisknya - Finish. Kalian tunggu hingga prosesnya benar-benar selesai- Jika sudah selesai sistem akan restart dan lihat, Windows berhasil diperbaiki dan proses berjalan lebih cepat dari biasanya.

Jika masih belum jelas kalian bisa simak video berikut:

Melakukan Backup dan Recovery Windows memang sangatlah ampuh untuk mengatasi berbagai macam hal yang berkaitan dengan sistem. Oleh sebab itu jika telah memiliki settingan sistem yang sudah pas, maka sebaiknya kalian cepat-cepat membuat file backupnya agar sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan masih bisa dikembalikan semula tanpa harus kehilangan waktu dan data. Sekian dulu tutorial kali ini, semoga berguna dan bermanfaat.

  • Untuk besaran kapasitas yang dibutuhkan untuk menyimpan file backup ini tergantung dari besaran dari sistem Windows yang ada di hardisk, semakin besar kapasitas dari sistem semakin besar pula kapasitas file backup yang dibutuhkan nantinya.
  • Ransomware memang salah satu jenis virus yang bisa mengunci semua file, oleh sebab itu sebaiknya membackup juga file-file penting yang tersimpan di tempat selain system untuk menghindari Ransomware yang dapat mengunci data yang tersimpan di partisi selain Partisi C.
  • Backup dan recovery ini bisa digunakan untuk semua jenis Windwows, diantaranya: XP, Windows 7, Windows 8, WIndows 10, Windows 11.

Posting Komentar